Kakeru Pensiun dari Street Fighter 6 dan ZETA Division

Pemain profesional Jepang, Kakeru Watanabe, yang dikenal dengan nama panggung Kakeru, resmi mengumumkan pensiun dari kompetisi Street Fighter 6 dan dari tim ZETA Division pada 23 Oktober 2025. Keputusan ini diambil setelah dirinya didiagnosis mengalami gangguan fungsi saraf (neurological dysfunction) yang secara signifikan memengaruhi kemampuan bermainnya di tingkat profesional.

Karier Profesional Kakeru

Kakeru memulai karier esports profesionalnya pada tahun 2021 dan dengan cepat menunjukkan kemampuan luar biasa dalam kompetisi fighting game. Ia dikenal karena refleks cepat, strategi cermat, dan kemampuan membaca lawan yang tajam.

Pada tahun 2023, Kakeru menorehkan prestasi besar dengan memenangkan Gamers8 Street Fighter 6 Invitational di Riyadh, Arab Saudi, mengalahkan juara EVO 2023, AngryBird, di partai final. Keberhasilan ini menegaskan statusnya sebagai salah satu pemain Street Fighter paling menjanjikan di dunia.

Pada 2024, Kakeru bergabung dengan tim ZETA Division, memperkuat roster mereka dengan pengalaman dan performa tinggi. Tahun 2025 menjadi puncak kariernya ketika ia meraih gelar juara Capcom Cup 11, menjadikannya salah satu nama yang diperhitungkan di panggung kompetitif internasional.

Masalah Kesehatan dan Keputusan Pensiun

Sejak Agustus 2025, Kakeru mulai mengalami masalah kesehatan yang memengaruhi performanya. Ia terpaksa mundur dari beberapa turnamen besar, termasuk Esports World Cup, karena gangguan kesehatan yang awalnya diduga akibat keracunan makanan.

Walaupun sempat kembali bermain di turnamen Capcom Pro Tour World Warrior Japan pada September 2025, kondisi kesehatannya terus menurun. Akhirnya, pada Oktober 2025, Kakeru memutuskan untuk pensiun secara permanen dari Street Fighter 6 dan meninggalkan ZETA Division, untuk memprioritaskan pemulihan kesehatannya.

Pernyataan Resmi Kakeru

Dalam pernyataan resmi melalui akun X (sebelumnya Twitter), Kakeru menyampaikan permintaan maaf kepada tim dan penggemar:

“Saya mohon maaf atas keputusan mendadak ini. Saya merasa bersalah meninggalkan tim di tengah musim Street Fighter League dan kepada semua penggemar yang telah mendukung saya. Saya akan fokus pada pemulihan kesehatan saya dan berharap dapat kembali berkontribusi di industri esports di masa depan.”

Warisan dan Dampak bagi Komunitas Esports

Meskipun kariernya berakhir lebih awal dari yang diharapkan, prestasi Kakeru selama ini meninggalkan kesan mendalam bagi komunitas Street Fighter dan esports secara umum. Keahliannya dalam strategi, ketahanan mental, dan dedikasinya terhadap kompetisi menjadi inspirasi bagi pemain muda dan penggemar fighting game di seluruh dunia.

Keputusan pensiun Kakeru juga menjadi pengingat pentingnya kesehatan fisik dan mental dalam dunia esports, di mana tekanan kompetitif tinggi dan tuntutan latihan intens bisa berdampak serius pada pemain profesional.

Prospek Masa Depan

Meski pensiun sebagai pemain profesional, Kakeru masih memiliki potensi untuk tetap berkontribusi di industri esports, baik sebagai pelatih, analis, atau mentor bagi generasi baru pemain Street Fighter. Banyak penggemar berharap Kakeru akan kembali dalam kapasitas baru yang memungkinkan ia tetap menjadi bagian dari komunitas esports yang telah ia bantu bangun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *